
Kamis, 21 April 2011
Minggu, 03 April 2011
This one too !
Beberapa hal yg ingin kusampaikan padanya, jadilah pria yg baik, yg menghargai wanita sebagaimana dia menghargai ibu kandungnya. Belajarlah dr pengalaman, jgn pernah kesalahan yg dia lakukan padaku terulang pada wanita lainnya. Jgn pernah bosan bekerja selama itu halal. Jgn pernah kembali ke masalalu, jadikan masalalu itu pelajaran. Kalau sampai dia melakukan kesalahan yg sama mungkin tidak aka nada kesempatan lagi utk menebusnya. Dan terakhir semoga anda berbahagia tanpa saya, senang pernah menjadi orang yg anda cintai J
You must read this!

Aku pikir dengan begitu masalah akan selesai, aku tidak akan menghubunginya, begitu juga dia tidak akan menghubungiku. Mungkin itu hanya emosi sesaat dan sepertinya menjadi akhir dari segalanya, akhir dari hubungan yang aku perjuangkan selama tepat 46minggu (322hari). Sesampainya dirumah aku menelpon sepupunya dan menyuruhnya mengaktifkan nomer im3nya, dan kalian tau apa? Ternyata dia udah pulang, pulang kekotanya, kota yg mungkin penuh dengan kebahagiaan untuknya… Dia akan memulai hidup batu disana, bersama keluarganya, teman-teman yg begitu menyayanginya.. dan mungkin (tidak lama lagi) dia akan menemukan wanita yg akan menggantikan posisiku dihatinya, seperti sebelumnya, sebelum dia mengenalku. Ya Tuhan, aku harap dia membaca ini, karena aku tidak sempat berterima kasih untuk segala pengorbanannya untukku, perjuangannya… yang mungkin tidak akan pernah aku temukan pada laki-laki lain terimakasih untuk segalanya… J aku juga ingin meminta maaf, karena terlalu sering menyusahkan dan menyakitinya. Terutama kemarin malam (april 1th) aku mengakhiri hubunganku dengannya, menamparnya, memukulinya.. maafkan elis Gol… dan satu hal yang harus selalu dia ingat. Aku tetap mencintainya, bahkan mungkin kedepannya nanti dia telah mencintai wanita lain dan melupakanku.. aku tetap mencintainya J karna mungkin dialah laki-laki terakhir dalam hidupku… karena aku tidaklah yakin masih ada pria sebaik dia diluar sana. Pria yg sabar menghadapiku, pria yg menerima keadaanku, pria yg tidak pernah mempermasalahkan masalaluku…
dear Megol...
Today, with stomach cramps I woke up. Completing daily work at home and ready to depart. Expect today to be a fun day for me and (either former or still my boyfriend)MEGOL. All was fine when he got home his cousin, just that we do not have a goal today... because I'm "coming months" or something ... I still see her smile, not unthinkable ifeventually end up like this. Maybe all this due to selfishness, too, I scold him because hedared me to Pontianak, but next week I was there, and I do not want to. after returning totown, I scold him, the emotion (perhaps due to PMS). And I wanted to take her to thebeach which is being held "Kejurda Racing". Therein lies the fault (confess), do notconvey my wishes. After drove him to drink and eat (we had time to meet friends in college) he asks the next destination. I-come with emotion at his behavior and said 'go home'. on the road to his cousin's house, he was silent, so until he went down withoutlooking, without thinking I destroy the sim card (which I have just replace) hahaha :D
MAD !
Langganan:
Postingan (Atom)
